Chapter 4b
[ Mereka yang berdiri dalam bayangan part. II ]
Disisi jalan raya perempatan daerah sepi terletak disudut kota, terlihat 8 orang pemuda berjalan mengarah pada suatu gedung dinamai "Venus" tertulis pada sisi depannya, sehingga siapapun yang melirik kearah tulisan tersebut akan tau bahwa itulah nama bagi gedung tersebut.
Suasana malam kira-kira jam 8 malam, tidak terlalu banyak orang yang lalu-lalang disekitar situ, hanya dekat jalan raya saja,disisi sekitar gedung hanya terlihat cahaya lampu yang menyorot dari arah dalam gedung, menandakan bahwa akan ada pertemuan yang diadakan digedung tersebut, tak ada orang disekitar gedung tersebut, terlihat sepi dan tak berpenghuni dari luar walaupun itu adalah markas bagi para ular di kota KITA.
"untuk apa kita pergi ketempat seperti ini?" Tanya Dage.
"Ini seperti tempat, emmm café?? Yah tongkrongan malam .." Sela Sopphie.
"Target kita disini" jawab Hiken
"Café?? Tempat yg bagus untuk habiskan waktu galau sambil ngopi
" sela Ary.
"Tapi kenapa tempat ini begitu sepi?" ucap Pasdi.
"Mungkin mereka sudah tutup" jawab Ronal.
"kalau tutup apa gunanya kita kesini" ucap Akbar.
"…" Bayu hanya memperhatikan.
"ditempat ini akan diadakan pertemuan antara para petinggi The Moon untuk membahas kerjasama mereka kedepan dalam bisnis bodoh mereka" jelas Hiken..
"Hah?" semuanya bingung.
"Apa itu The Moon" sela Bayu.
"Kelompok yg kita incar saat ini, merekalah orang yang membunuh para pengguna kekuatan khusus dan mencuri kekuatannya, lalu mengambil organ tubuhnya dan menjualnya" jelas Hiken.
"perbuatan yg sangat keji" ucap Dage.
"The Moon yah?? Nama yg aneh" Ucap Ary.
"Pelayan dicafe ini tidak ada? Padahal aku ingin ngopi" ucap Sopphie.
"Yahh baiklah kita tunggu disini saja sampai mereka datang, lalu habisi mereka"ucap Hiken sembari duduk pada sofa yang tersedia didalam gedung tersebut pada ruang depan dekat pintu masuk, ruangan café tersebut terlihat cukupluas, tak heran ini dijadikan tempat pertemuan oleh banyak para ular dikota KITA untuk melakukan pertemuan, cukup menampung kurang lebih 40-50 orang dalam ruangan tersebut.
"Hheeeaahhhhh" Hiken meregangkan badannya meluruskan tubuhnya dan bersender pada sisi sofa lalu memejamkan mata.
"saat begini apa kau hanya datang untuk tidur?" sela pasdi.
"Maniak yang tak berguna" ucap ronal.
"Sudahlah.. Duduk saja .. Lagi pula mereka belum datang juga kan?" ucap Hiken.
"ahh sudahlah aku akan pergi ketoilet sebentar" ucap Pasdi.
"ngapain kau?" tanya dage.
"Pipis! Mau ikut?" balas Pasdi Ketus.
"Tidak bodoh
" balas Dage.
Dukkk!!! "akkhhh!!! Kaca bodoh! Siapa yg meletakannya disini?!" ucap Pasdi yang menabrak kaca dipintu menuju ketoilet.
"Bodoh, pintunya dari kaca transparan dan dia menabraknya" ucap Bayu.
"Ngahahahahaha!" tawa Ary.
"baiklah kita tunggu sampai mereka datang" ucap Sopphie sembari duduk.
Tak lama kemudian terlihat 2 orang pemuda keluar dari pintu lift.
"kau dengar tadi? Pertemuan sepertinya gagal diadakan malam ini" Ucap seorang dari dua pemuda tersebut.
"yahh ini membuat kesal kita sudah terlanjur mempersiapkannya" balas pemuda satunya lagi.
"Hah!!, siapa kalian!" bentak seorang pemuda dari 2 pemuda tersebut.
"Kenapa kalian bisa ada disini!" lanjut pemuda satunya lagi, sembari melotot memperhatikan 7 orang pemuda yang berada pada sofa dan sisi sofa dengan santainya.
"Hmmm?" Pasdi datang dari toilet dan melirik kearah 2 pemuda tersebut.
"Apa kalian anggota The Moon itu?" ucap Sopphie.
"Kalian siapa?" balas pemuda satunya.
"cukup jawab saja apa kalian dari The Moon" ucap Ary.
"kalau iya kenapa?" jawab pemuda satunya lagi.
"Bisa kalian beritahu tentang pertemuan malam ini kepada kami?" ucap Bayu.
"Bodoh! Siapa kaliann! Harrgghhh!" kedua pemuda tersebut berlari sembari mengambil 2 pemukul baseball pada sisi dekat pintu lift dan mengarah pada Hiken dkk.
Huuugghhhh!!! Dua pemuda tersebut tersungkur, pemukul baseball terlepas dari pegangan mereka, tangannya memegan leher,, uukkkhhh seolah tercekik ….
"Anak muda sekaranga terlalu bersemangat" ucap Ary sembari berdiri..
"Akkhh! Apa yg kau lakukan" ucap seorang dari 2 pemuda tersebut, sambil terengah-engah mengambil nafas.
'Pertemuannya?" ucap Sopphie.
"Aku tidak tahu!" balas pemuda tersebut.
"HHHuuuugghhh!!" Leher pemuda tersebut terlilit rantai ..
"Ka- Kaliaannnn …." ucap pemuda satunya terbata-bata ketakutan..
"Pertemuannya gagal, kami tidak tau kenapa .. Mungkin.. " ucap pemuda tersebut sembari memperhatikan arah jam pada tembok café..
"Mungkin kenapa?" ucap Dage.
"mungkin mereka akan .." lanjut pemuda tersebut terpotong-potong …
"Hah.. Dia sedang megulur waktu untuk sesuatu.." ucap Bayu yang memperhatikan tingkah pemuda tersebut.
"Pengguna kekuatan khusus yang menjijikan.. Ekkhhh!" ucap pemuda satunya yang terlilit rantai.
"Masih kuat bicara dia… Hemmh" ucap Sopphie…
"Arrrrggghhhhh ………." jerit pemuda tersebut dan tak sadarkan diri dengan rantai yg mencekik lehernya juga melilit ditubuhnya …
"hhahhhh?? Hehhhh" lirih pemuda satunya melihat temannya yang telah tak sadarkan diri..
"A… A- Apa perlu kalian dengan pertemuan itu.."ucap pemuda tersbut terbata-bata.
"Bukan urusanmu" ucap Sopphie..
"cukup beritahu kami saja, hehhh ngomong-ngomong toiletmu rusak .." ucap Pasdi.
"aku sungguh tidak tau .. Kami hanya disuruh menyiapkan tempat ini untuk pertemuan malam ini..arrggghhh!!" ucap pemuda tersebut dan menjerit ,tubuhnya telah diselubungi listrik dan menghilangkan kesdarannya..
"Percuma saja, sepertinya dia memang tidak mengetahui apapun tentang pertemuan ini.. Sampai kapan kita harus menunggu" ucap Bayu.
"Mungkin sebentar lagi" ucap Hiken sembari berdiri memperhatikan lukisan yang ada didinding café.
"sepertinya kita kedatangan tamu" ucap Ary..
"hah?" semuanya melirik kearah Ary dan menatap kearah pintu..
"Kreckk!" bunyi pintu terbuka ..
"Bodoh! Bagaimana bisa The Moon seenaknya saja membatalkan pertemuan ini!!! Bodoh!" ucap seorang pemuda dengan wajah om-om dan brewokan(wakakakakakakak
"Hei! Siapa kalian?? Apa kalian juga diundang ke pertemuan ini?" ucap pria tersebut.
"tidak,kami datang sendiri sepertinya" ucap Ronal.
"..Zombie.." Ucap Bayu melirik pada pria tersebut dan gerombolannya yang berjumlah sekitar 30 orang ..
"Cukup bernyali kau berbicara seperi itu nak" ucap Pria tersebut melirik tajam pada Ronal..
"Memangnya kau siapa?" balas Ronal.
"kami Zombie, kelompok kota ini dan sebentar lagi menjadi aliansi The Moon!! Bodoh!!" bentak pria tersebut..
"aliansi? Tak kusangka bisnis kotor dan permainan menjijikan ini melibatkan banyak kelompok, pantas saja The Moon semakin banyak anggotanya" ucap Hiken sembari berdiri dan meregangkan tubuh..
"zombie?".."aku tidak pernah mendengar nama itu" lanjut Ronal..
"Hahh!! Ka-kaliann!" ucap pria tersebut sembari memperhatikan pada 8 pemuda tersebut..
"..Enkai Hibashira, Ngengat malam, The Destiny, LHoTD!!!" … "kenapa para petinggi kelompok besar berkumpul ditempat ini.." … "Apa kalian tertarik dengan tawaran The Moon juga"ucap pria tersebut..
"apa itu mereka??" ucap anggota pria tersebut satu sama lain..
"diamlah bodoh!!" hardik pria tersebut..
"orang ini banyak bicara saja"ucap Ary..
"dasar om-om" ucap Dage..
"hei bisa kau beritahu kami tentang pertemuan ini?" ucap Sopphie ..
"bukankah sudah kubilang bahwa kami akan beraliansi dengan The Moon!!"balas pria tersebut membentak..
"cara menjawab yang ku sukai.." ucap Padi.
"kenapa kita jadi kebanyakan ngobrol, tapi tak mendapatkan petunjuk satupun .."ucap Bayu..
"ntahlah,ini bodoh"ucap Dage..
"baiklah, biar kuberitahu.. Kami datang untuk menghancurkan The Moon!"bentak Hiken..
"hahhhhh!!!" kaget pria tersebut dan anggotanya..
"Bodohhh! Apa maksudmu..!!!".."kau cari matiii ya!!!"… "kalian ingin dibunuh!!!" "bodohhh!!" ,,, "Hadapi kami dulu!!" ucap pria tersebut dan anggotanya yang geram…
"Tenanglah bodoh!" bentak pria tersebut pada anggotanya.. "hemm, begitu ya?? Kami akan menjadi aliansinya The Moon dan mungkin membawa kepala kalian akan menjadi hadiah besar untuk pemimpin The Moon sehingga kelompok Zombie akan mendaptkan posisi penting dalam aliansi The Moon .." lanjut pria tersebut..
"mimpi yang cukup bagu.."balas Pasdi. "menakjubkan.." ucap Ronal…
"Bunuh mereka..!!!" teriak pria tersebut …
"satu, dua .. Ahhh sekitar 20 ahh tidak 25 mungkin aku salah hitung, mereka sekitar 30.." ucap Bayu..
"sudahlah, kita bisa menghabisi mereka semua.." ucap Akbar..
"mungkin aku akan pakai cara klasik saja .. Hihihi"ucap Hiken …
"heeeahhhh arrrrryyyggghhhaaayyyaaahhhh!!!" … aliran listrik muncul melingkupi ruangan itu dengan wujud bagaikan untaian tali tali putus yang menyambar dan menyetrum beberapa pemuda membuat mereka tak sadarkan diri.. Hhaappp! Bayu meraih lengan seorang pemuda "ARRhhhhhHHH!!" dan mengaliri tubuh pemuda tersebut dengan listrik..
Pancaran benang-benang cahaya terlihat dijari Pasdi dengan kecepatan cahaya menumbangkan beberapa pemuda ddalam ruangan tersebut…
DUMMHHH!! BOOMMM!!! Ledakan pasrtikel-partikel kecil terjadi pada kumpulan pemuda yang mengarah pada Akbar… ttzztttt!!! Kaca jendela café tersebut pecah terlempar oleh seorang pemuda yang terpental dari dalam café tersebut… "Siall!! Mereka ini pengguna kekuatan khusus!!" ucap Pria pemimpin kelompok Zombie ..
Akkkggg!!! Beberapa pemuda tumbang disini Sopphie dan Ary …
Heahhh!! Seorang pemuda memegang tongkat baseball dan mengarahkannya pada Sopphie dari arah belakangnya… "ukkhhh!!" gerakannya terhenti oleh lilitan cahaya pada tubuhnya …"AKKHHHH!!" pemuda tersebut ditumbangkan oleh Pasdi..
"heh?" Sopphie menoleh kebelakangnya.. "hati-hati dengan belakangmu sayang .. (
Bzzttttsss … beberapa pemuda membeku diarea sekitar Ronal …
Terlihat suasana tempat itu benar-benar hancur… berserakan barang dimana mana, kepingan kaca pecah berserakan …Hheaahhhh!!! Dukkkhhhh!!! Hiken Memukul wajah seorang pemuda mementalkannya, lalu melompat "yeahh!!" mengarahkan tendangannya pada kepala 2 pemuda! "yeah! 2 kepala" ucap Hiken .."inilah cara klasik hahaha" lanjut Hiken dengan berdiri dihadapan pemimpin kelompok tersebut..
"wah2.. Anggotamu habis ya??" ucap Ronal …
Dalam ruangan café tersebut berserakan tubuh-tubuh anggota Zombie yang tak berdaya dan tak sadarkan diri, beberapa sekarat … tersisa hanya pemimpinnya saja …
"siall kaliannn" ucap Pria tersebut ketakutan..
"akkkhhhh!!"lehernya dililit rantai dengan keras.. Uhukkk!! Darah keluar dari mulutnya .. Ia tumbang tak sadarkan diri ..
"waw, kau terlalu bersemangat" ucap Hiken pada Sopphie..
"sabar sayang jangan terlalu aggressive (
8 pemuda tersebut pergi meninggalkan café tersebut dengan keadaan berantakan dan orang-orang Zombie yang tergeletak didalamnya..
Tertulis ditembok café tersebut sebuah tulisan yang mereka tinggalkan .. "PENGHANCUR THE MOON! KAMI ORANG YANG BERDIRI DALAM BAYANGAN -- UNKNOWN " …..
End Of Chapter 4b
Tunggu kelanjutannya
Original Story by : Pak Tua Hiken
Tidak ada komentar:
Posting Komentar