Jumat, 02 Mei 2014

The Unknown Chapter 2


The Unknown
Chapter 2



:[ In The Night Sky ]:

…………………………………………
…………………………………………………………………………
Berlari seorang pemuda kearah markas Evil Destiny (Destiny) dengan berlumuran darah..
"Duaaahhhh!!" pemuda tersebut masuk kedalam gedung tempat perkumpulan The Destiny dengan mendobrak pintunya dan tersungkur didepan Pasdi. "!!!!" Pasdi kaget,"Ada apa ini …. Kau kenapa ??" tanya pasdi pada pemuda tersebut.
"Me- …. Mereka …. Menyebut dirinya Ngengat Malam…. Uhukkk!!" jawab pemuda tersebut sembari tak sadarkan diri."Ngengat Malam?? …." pikir Pasdi. "Hey yang lainnya bawa dia ke rumah sakit .." lanjut katanya pada anggota The Destiny lainnya. Pemuda tersebutpun dengan segera dibawa kerumah sakit untuk dirawat karena lukanya yang sangat parah.

"Ngengat Malam … Geto, Arman selidiki tentang mereka dan segera kabari aku dimana markasnya .. Mereka telah menyatakan perang atas The Destiny, mari kita layani .." . "Baiklahhh … Oke !" jawab Geto dan Arman bersamaan.


………………………………………………………..
Disisi lain, sekitar tanker-tanker raksasa berkumpul beberapa orang dengan pakaian hitam dan corak percikan darah pada lengan kanan baju/jas mereka.
"Uuaaagghhhhhh!!!" seorang pemuda terlempar jauh karena dipukul oleh seorang pria.
"Apa ini?, kau membabi buta menyerang semua orang dengan membawa nama Ngengat Malam !!!!" bentak pria tersebut pada pemuda yang dipukulinya. "kau dan kelompokmu sialan! Seharusnya aku tidak menerima orang seperti kalian di Ngengat Malam!" . "Penghukumanmu adalah kehilangan nafas!" lanjutnya. "Uugghhhhh!!!!" seketika pemuda tersebut mati dengan mulut yang berbusa. "Aaggghhhhh!! Uuuggghhhhh!! Haawwwggghhhhhh!!!" beberapa orang juga tumbang dan mati, mereka bagian dari kelompok pemuda tersebut.
"Lihat?, inilah akibat saat mengotori nama Ngengat Malam generasi ke-2 .." ucap pria tersebut.

Malam itu seorang pemuda menyerang banyak orang dengan membawa nama Ngengat Malam untuk menakuti semua orang dan ingin menguasai seluruh kota, salah satu orang yang pemuda tersebut dan kelompoknya hajar adalah anggota dari The Destiny!.
Ketua Ngengat Malam, Ary adalah pemimpin generasi kedua dari kelompok ini, sangat tegas, ia disebut sebagai salah satu monster dari 3 pemimpin lainya ( Dage, Sophie dan Bayu ) telah mengeksekusi pemuda tersebut, Ary bertekad untuk melebarkan sayap Ngengat Malam pada seluruh sudut kota namun dengan cara yang jantan tidak menyerang membabi buta.
Masalah tentang perusak nama baik Ngengat Malam telah diselesaikan pada malam itu juga oleh Ary.

"Lagi lagi menghabisi orang,kau benar-benar lapar .." ucap Dage padanya.
"Heh, bodoh apa maksudmu,kita 4 lead harus membawa kepuncak nama Ngengat malam tapi tidak dengan pecundang seperti itu, membuat rusak saja ..". Jawab Ary.
"Yahh, sudahlah … ngomong-ngomong ada yang punya uang 5 ribu?" sela Bayu.
"untuk apa?" jawab Sophie. "untuk beli mie, aku kelaparan haha" . "Hey aku juga mau,bagaimana kalau kita patungan untuk beli makanan?" sela Dage. "Boleh juga, aku punya 20 ribu","aku 12 ribu", "ini dia 15 ribu … kau Dage mana uangmu? Ayo kumpulkan disini .." ucap Bayu.
"Aku punya 2 ribu hehe" jwab Dage."sial, ini bukan patungan namanya .." Jawab Bayu.
"hahahaha, ayolah kawan aku sedang kehabisan duit nih gara-gara banyak ng-net hehe". "idiot ini … sudahlah mari beli makanan" ucap Ary.
"kau yang pergi beli dage .. Karena kau donatur paling sedikit.." ucap Sophie.
"Iya baiklah,aku yang pergi beli .. Hehe" Dage menjawab dan pergi untuk membeli makanan..
……………………………………………………………………………

"Tutupen botolmu, tutupen oplosanmu^-" bunyi Hp bayu berdering ..
"Ah, Halo?" Bayu mengangkat sebuah panggilan di Hpnya. Wajahnya menjadi serius sekali."Baiklah … terima kasih". Ucapnya menutup telpn saat telah berakhir.
"Ada apa bro? " tanya Ary. "Kau pernah dengar tentang kelompok yang bernama Evil Destiny atau disebut The Destiny? .." tanya bayu pada Ary.
"The Destiny? Tak pernah kudengar .. Kelompok apa itu?" jawab Ary. "Evil Destiny?, yang kudengar pemimpinnya dan beberapa orang The Destiny telah menghabisi dan menghancurkan kelompok Tengkorak Hitam beberapa malam yang lalu .." Sela Sophie.
"Tengkorak Hitam?, kalangan brengsek-brengsek itu?? Hahh .." ucap Ary. "Lalu kenapa kau bertanya tentang Evil Destiny?" tanya Sophie yang melirik kearah Bayu. "Salah satu anggota mereka dihajar hingga sekarat oleh sialan yang Ary bunuh barusan … kemungkinan mereka akan menyerang balik, karena ini seperti pernyataan perang atas mereka .." Jelas Bayu.
"Menarik juga .. Mereka ini kelompok yang kuat, kalau kita bisa menghancurkan mereka, nama Ngengat malam akan naik drastis … bagaimana menurutmu?" Ucap Sophie melirik kearah Ary.
"Lumayan juga, tapi gara-gara sialan itu kita harus berperang melawan kelompok yang kuat .. Baiklah kita akan lawan kalau mereka datang .." jawab Ary sembari berdiri dan berjalan.
"Kemana kau??" tanya Bayu."Mau pipis,kau mau ikut?" . "Tentu tidak bodoh!!" . "Hahaha, maho .." sela Sophie.
"Diam kau!" bentak Bayu. "Ahh, sialan dage lama sekali, aku sudah sangat lapar .." lanjutnya.
"Apa kau takut kalau kita melawan The Destiny?" tanya Sophie tiba-tiba. "!! … apa maksudmu? Aku hanya khawatir saja dengan beberapa hal..". "spertinya kau tau sesuatu tentang pemimpin The Destiny kan?, bukankah dia juga spesial seperti kita?" . "Benar, yang aku dengar seperti itu, ini menjadi merepotkan ..".

Lalu …
"Hei,ini dia makanannya" dage datang dan membawa makanan.
"kau lama sekali bodoh .." . "Hahaha, sialan kau, tadi ane dijalan ketemu banyak cewek cakep jadi mampir dulu buat kenalan … Hahaha" . "Pantas saja hidungmu mimisan .." ."Iyaahhh, cabe-cabean buat gak tahan hahahaha"."Tapi kau ditolak kan?"." Iya .. T.T ..baru diajak kenalan udah ditolak ..T.T" ."Hhahahaha, kasian sekali …"."Tapi setidaknya ane senang vroh, pas liat mereka pada jalan, pahanya dan ….. IYKWIM hahaha mulussss!! UHHUUGGGHHH!" Dage stop bicara karena lehernya telah terikat dengan rantai. "Bodoh.. Jangan bahas hal seperti itu depanku..!" ucap Sophie dalam mode iblis .. "Iikkhhh, uuhuukkk … i-iyaa ma-maaf … uhukkk " ucap dage terbata-bata. "Hhahaha … apa yang kalian lakukan?" ucap Ary tiba-tiba datang."Sudahlah, ini tentang dia" Bayu melirik arah Dage.
"Baiklah mari makannnn!". "bodoh itu bagianku!"."Hey!!"."Uhhhhggkkk!"."Maaf" ….

Pernyataan perang, dan Ngengat Malam siap melawan The Destiny.

Beberapa malam kemudian …
Dage masuk rumah sakit karena babak belur, dihajar 3-4 orang dengan pemukul kasti.
Saat senja itu dage sedang berjalan melewati sebuah gang sepi, tiba-tiba ia melihat seorang gadis cantik berjalan kearahnya dan memluknya dengan erat, ia menjadi tak bisa bergerak dan kaku, seolah-olah gadis tersebut menahan gerakannya, lalu seseorang memukulnya dengan kuat dari belakangnya dengan pemukul bola kasti, saat ia berusaha melepaskan dirinya dari pelukan gadis tersebut dan menoleh kebelakang, 2 orang lagi memukul kepalanya dengan keras lalu ia tergeletak dan mereka memukulinya hingga babak belur dan sekarat.

"2 tulang rusuk kirinya patah, terdapat 12 jahitan dikepalanya ..akan butuh waktu agak lama baginya untuk pulih.." jelas Bayu pada Ary.
"Siapa yang melakukannya?.." ."Evil Destiny, ini pernyataan siaga perang atas kita …"."Sialan … baiklah .. Terima kasih, aku akan pulang nanti kita bicarakan lagi,aku ada banyak pekerjaan kantor .." Jawab Ary seraya pergi.

Ary dan Bayu berpisah dengan arah yang berlawanan …
Ditengah perjalanan pulang Bayu dihadang seseorang dihadapannya .. "Kau Ngengat malam ya? .. Kehehehehe!" ucap Geto ( Name :Geto , Evil Destiny, Panglima Perang Pasdi, ditugaskan mengurus Bayu, otak dan informan Ngengat Malam ).

"Kau siapa?" tanya Bayu dengan wajah serius. "Geto, Evil Destiny disini .. Kehehehehe!" . "The Destiny ya?.. Aku sudah menunggumu …" ucap Bayu.

Listrik mengalir dan terlihat kerlap percikan bagaikan petir mengelilingi Bayu. "Wah wah .. Kebetulan yang sangat baik" ucap Geto.
"Jrrzzttttt!!" listrik mengarah ke Geto.. Ia hanya melompat kesisi kanannya lalu menghilang. "Huhhh!!!!!" Bayu kaget.
"Ini???..."Bayu menoleh kekiri belakangnya terlihat Geto sedang mencoba melayangkan tinju kearahnya… "Cihhh!" Bayu hdap Geto, menunduk dan mndur untuk menjaga jarak. "Kekuatan apa dia..?" batin bayu.
"Kehehehehe … lumayan juga kau bisa menghindarinya .. "."Sensor  listrik ada disekelilingku, jadi aku bisa mengetahui serangan tiba-tiba atau kehadiran tiba-tiba.. Kalau tidak, hampir saja …" Batin bayu. "Hahahahaha, Houuurrgggyyaahahhhhhhh!!" Geto berlari dan melompat kearah Bayu untuk mengarahkan tendangannya kearah Bayu.. "Syuuttt!" Geto menghilang dari hadapan Bayu.."Ugghhh!!" Ia muncul dibelakang Bayu dan mengenai sisi punggung belakang Bayu dengan tenangannya. "Ufhhhh!.. Cihhh.." Bayu terpental dan mencoba berdiri lalu menoleh hadap Geto. "Sialan, itu terlalu cepat, apa dia bisa berteleport??, sensor listrikpun terlambat menangkap gerakan tiba-tibanya …" batin Bayu ..
"Sialan, menyerang dari belakang itu tidak gentle!" ucap Bayu.. "Kehehehehehe… huh?kau mengatakan sesuatu nak?? Hahahahaha" balas Geto.
'kau bermain dengan orang yang salah, fu fu" Bayu mulai serius, ia membersihkan darah yang mengalir diwajahnya akibat tersungkur terkena tendangan barusan.
"Mari kita mulai.." Bayu tersenyum serius. "Jeezzzrrrttttt!!" Bayu mengarahkan listrik bagaikan sulur-sulur yang menyerang dari arah depan Geto untuk menangkapnya.. "Kehehehe!" Geto melompat mundur dan menghilang… "Uugghhh!!" Bayu terdiam… Geto telah muncul di belakangnya dengan tinju tangan kanannya telah memukul belakang Bayu dengan kuat. "!!!! .. Apa ini??" Geto kaget.
Listrik mengalir ditangannya dan menyetrum Geto… "Akkkhhhhh!!, sialan!!" Geto menghilang dan muncul dengan posisi jongkok dihadapan Bayu diarahkannya pukulan keras kearah dagu Bayu… "Guaahhhh!! … Hhaaaaarrrrrggghhh!!" Bayu terpental dengan mencoba tetap sadar ia menggunakan tenaga terakhirnya.. "Arrggghhhhhhh!!" tubuh Geto tersetrum dengan hebat dari segala arah membuatnya tak berkutik… "Kheh! Aku memasang perangkap disekeliling pijakanku untuk mengantisipasi dia menyerang dengan tiba-tiba.." bati Bayu sembari kehilangan kesadarannya, ia terluka parah.
Tubuh Geto berhenti tersetrum, ia berdiri kemudian tumbang, tubuhnya luka parah..
Malam itu seorang melihat mereka tergeletak ditanah dan memanggil ambulance, keduanya dirawat dirumah sakit kini…

"bayu dirumah sakit juga, ia luka parah namun berhasil membuat sekarat orang yang menyerangnya juga.. Sekarang mungkin mereka akan mengincarku atau kau duluan, kita harus hati-hati sebagai 2 lead dari 4 lead Ngengat malam yang tersisa.." Ucap Sophie pada Ary.

"Terserahlah, kita akan mulai melacak mereka dan bergerak juga .. Kumpulkan semua armada Ngengat Malam.." Ucap Ary. "Oke!" ucap seorang pemuda yang kemudian pergi.
"Mereka cukup merepotkan ya?, yang aku tau seseorang yang menyerang Bayu, Geto ia adalah salah satu dari petinggi Evil Destiny .. Mereka serius ingin menghancurkan kita, sampai-sampai petinggi merekapun dikirim untuk menangani salah satu dari kita.."jelas Sophie.
"Mereka serius, kitapun serius .. Hahh, menyerang 2 orang lead dengan terpisah .. Strategi yang hebat .."Ucap Ary. "Apa semuanya sudah siap?" Ary menoleh kearah seorang pemuda."Iya, " jawab pemuda tersebut. "Besok malam jam 8 semuanya harus ada, kita akan berperang melawan Evil Destiny" Lanjut Ary. "baiklah.." Jawab pemuda tersebut.

……………………………………………………………………………
…………………………………………
………………………………………………..(Iklan xd)
………………..
……………………………………………………………………………………
……………. :v :D ^_^ :v :3 ………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………..
……………………………………………………………………………………..
…………………

"Ngengat Malam mulai bergerak, mereka mengirimkan 1 orang kepada kita, untuk besok malam jam 8 dilapangan dekat pabrik tua tak jauhdari sini boss" ucap Tora.

Saat itu Tora dan Arman sedang jalan-jalan, lalu tiba-tiba seorang wanita menghadang mereka dengan bertanya "Apakah kalian Evil Destiny?, aku Sophie dari Ngengat Malam" mendengar pernyataan tersebut Arman dengan cepat berlari untuk menghabisi cewek tersebut, namun ia malah terlilit rantai, tangan kanan Arman patah dan sekarang ia dirumah sakit, "Sampaikan pada bossmu, kalau Evil Destiny punya nyali, besok malam jam 8,pasukan penuh di lapangan dekat pabrik tua dekat SMA 10". Kata Sophie. "Baiklah, kami akan datang" ucap Tora.
Lalu perempuan itupun pergi..

"Baiklah, katakan pada semuanya kita akan berperang, seluruh Sel Evil Destiny katakan untuk datang… dan bersenang-senanglah besok malam melawan Ngengat Malam.." Ucap Pasdi. "Kelompok ini akan hancur dengan kekuatan Evil Destiny, khu khu khu" Gumam Pasdi.

"Dung dung dung dung" Hp pasdi berbunyi. "Eh?? Gawat nih.." ."Yahh halo??hahaha,iya .. Oke oke ini lagi dijalan,iya tunggu ya .." . "Tora aku serahkan semuanya padamu, aku harus pergi, ini sudah jam 7 aku harus pergi untuk mengerjakan tugas bersama teman, besok ada presentasi ..". "Baiklah, semoga berhasil.." ucap Tora.

……………………………………………………………………………………………

"Besok malam jam 8, kudengar akan ada pertempuran antara Evil Destiny melawan Ngengat malam.. Mau nonton tidak? Hahaha" ucap seorang pemuda kepada seseorang.
"Bodoh, itu urusan mereka, biarkan saja asal tidak mengusik kita.." jawab Ronaldi ( Lead : Demon hand / Left Hand of The Demon ).
"kalau kalian mau liat silahkan saja, asal jangan membuat masalah.. Huh.." lanjutnya.

………………………………………………………………….

Berita tersebar dikalangan para "The Unknown" tentang pertarungan yang akan terjadi besok malam.

"Wahhh, harus beli popcorn banyak untuk nonton film tinju hahahahaha :v " Ucap Hiken ( Lead : Enkai Hibashira )
"Hei, dimana para sialan itu bersembunyi??" tanya Hiken pada seorang pemuda.
"disini, mereka ada didalam gedung tua itu.." jawabnya menunjuk pada sebuah bangunan tua kepada Hiken.
"baiklah, sialan-sialan itu akan habis.. Kehihihihihihi " Hiken pergi menuju dalam gedung tersebut.

"Doorrgghhh!!" pintu didobrak, Hiken masuk kedalam. Terlihat sekitar 15 orang pemuda berkumpul, komplotan pengguna kekuatan khusus hasil percobaan yang berulah dengan memalak anak-anak dikota dan mengganggu gadis-gadis yang ada dikota, mereka berandal yang sialan. Menggunakan kekuatan khusus untuk menjajah yang lain.

"ku dengar kalian hasil percobaan yang sombong heh?, malakin anak kecil lalu mengganggu gadis-gadis muda dan melakukan pelecehan??, dengan kekuatan itu kalian meneror semua orang dan membahayakan kaum "The Unknown" karena sikap pamer kekuatan kalian??..hah? Apaitu benar ??" Teriak Hiken.
"orang ini siapa sih?" ucap salah seorang pemuda dalam kelompok tersebut.
"Habisi saja" ucap seorangnya lagi.
"Hhahahahaha!" "Buurrrsststtttt!" Api menyala dengan besar didalam gedung tersebut menciptakan suasana seolah berada dalam neraka, mereka dikelilingi oleh dinding api.
"Ouurryyyaaaaahhh!!!" beberapa orang maju untuk menyerang Hiken.
"Wrrsstttttt!!" Api membakar tubuh mereka dengan ganas, merekapun lenyap. "Ohh, terlalu banyak memakai kekuatan hasilobat dan kalian sedang kehabisan obat ya??, show me your power.. Kehihihihi".. Ucap Hiken.
"kau, kau sialan… arrggghhhhh!"ucap seorang pemuda yang terbakar.
Tersisa 2 orang yang tetap berdiri melihat kondisi teman-temannya yang seorang maju. Ia mengangkat tangannya dan melesatlah puluhan pisau kearah Hiken. "Syuttt! Burrssstttt! Cihhh!" Hiken mencoba untuk menghindari serangan tersebut dan membakar beberapa pisaunya, satu pisau menggoreskan luka pada pipi kirinya. "sialan kau" Hiken mulai kesal.
Sementara pertarungan berlangsung, seorang dari antara mereka melarikan diri kearah hutan..
"Bwoooosshhhhh!" Api membara mengelilingi Hiken dan pemuda dengan kekuatan pisau tersebut, semua pisau yang mengarah terhadap Hiken langsung berhenti dan terbakar tanpa sempat mengenainya. "Api apa itu … errgghhh!" Ucap pemuda tersebut. "Kau tau?,api tak dapat membakar besi, kecuali api yang berasal dari neraka, kekuatan membakar kekuatan! Itulah apiku.. HAHAHAHAHA!" …. Bwoossssshhh!!
Hiken mencapai wajah pemuda tersebut. "Saatnya tertidur dalam abu nak.." …. "Burrrnnnnnsss!" .."Arrgghhhh!!!" Pemuda tersebut terbakar hingga habis lenyap tak bersisa.

Sementara disisi hutan, pemuda lainnya sedang berlari ketakutan… terlihat kobaran api menyala pada sisi kanannya"!!!" Swwoossshhh!!" Bola api mengarah padanya, hap! Ia berhasil menghindarinya dan berhenti berlari karena kelelahan lalu menghadap kobaran api tersebut.
"Sial, dosis obatku sudah habis .. Cihh" batin pemuda tersebut.

Note : Kelompok ini menggunakan sebuah pil untuk mendapatkan kekuatan mereka.

"Apa maumu?kenapa kau menyerang kami? Kami bahkan tak pernah ada urusan denganmu sialan!" bentak pemuda tersebut dengan ketakutan karena kobaran api tersebut makin dekat.
"Bwush! Tap! Hiken melompat dihadapan pemuda tersebut dan menghadapnya.
Terlihat kobaran api menyala pada tangan kananya dengan nyala yang terang seolah menggambarkan suasana atas neraka.

"kau bodoh ya?, aku adalah pemimpin Enkai Hibashira, para "The Unknown" tidak diketahui keberadaannya dikalangan manusia, lallu kalian datang dengan memamerkan kekuatan kalian untuk memalaki manusia lainya dan kalau terus seperti itu para manusia akan tau bahwa adanya orang yang terlahir dengan kekuatan khusus? Itu akan membahayakan "The Unknown" … Dinding Api yang membatasi antara manusia dan pengguna kekuatan khusus, hakim atas mereka yang memamerkan kekuatannya untuk menjajah manusia lain, itulah tugasku dan alasan mengapa Enkai Hibashira dibentuk,kamilah dinding pembatas tersebut!.." Jelas Hiken.

"Kau,kau tidak tau,mereka menganggap kami aneh,karena kami punya kemampuan ini,kami adalah percobaan!, lalu mengapa mereka mencela kami saat kami ingin berteman, mereka mengganggap kami binatang! Apa gunanya membuat batas untuk kekuatan bodoh! Mereka harus tunduk dan hormat pada kami yang memiliki kekuatan, kekuatan adalah anugrah untuk memimpin mereka! Apa salahnya kami!" bentak pemuda tersebut.
"kau putus asa dan tak tau arti kekuatan yang ada padamu, benar-benar menyedihkan.. Pantas dijadikan percobaan.." balas Hiken.

"Tau apa kau tentang kekuatan! Kami hanyalah percobaan yang dicemooh banyak orang namun dianggap hebat bagi ilmuan yang mengadakan percobaan atas kami?apa gunanya jika tak diterima menjadi teman? lebih baik menjadi musuh atas manusia yang tak menghargai dan menjajah mereka dengan kekuatan ini!" balas pemuda tersebut.

"Kau putus asa.. Tak mengerti untuk apa kekuatan diberikan.." ucap Hiken. "Kehilangan harapan adalah akhir dari segalanya, mati dan meleburlah karena terbakar api kepedihan dihatimu,api adalah penghakiman atasmu!" lanjut Hiken, ia melompat dan meraih kepala pemuda tersebut.
"Bwossshhhh!!" tubuh pemuda tersebut terbakar.

"Kekuatan ini ada untuk melindungi kaum manusia juga suatu saat, dan sementara pertolongan itu belum dibutuhkan, kita harus menjaga tembok pembatas antara pengetahuan tentang "The Unknown" dikalangan manusia tetap terjaga, kau tidak mengerti.. Aku yakin suatu saat manusia dan "The Unknown" akan bersama menghabiskan semua bangsat-bangsat didunia ini.

"fu fu fu" Hiken berjalan pulang menuju kosannya."!!, ah tidak!" Hiken melirik jam. "Sudah jam segini, dan aku lupa kalau ada tugas yang harus dikumpulkan besok….. Hhaaaaaaaa!" Buru-buru kembali ke kosan.

…………………………………………………………..

Malam Berikutnya.. Jam 8 di lapangan dekat pabrik tua.

Berdiri Armada Ngengat Malam dengan Ary dan Sophie berdiri ditengah-tengah mereka.
Disisi lainnya, Pasdi pada barisan depan dengan pasukan yang berada dibelakangnya. "Evil Destiny!"

Beberapa anak Demon Hand datang dan melihat dari kejauhan pertempuran tersebut.

"Mari selesaikan ini sekarang" ucap pasdi dengan wajah serius.

Evil Destiny vs Ngengat malam!

Akhir dari chapter 2 !

Tunggu kelanjutannya :v /

Fiction Story by : Pak Tua Hiken.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar