The Unknown
Chapter 2
:[ In The Night Sky
]:
…………………………………………
…………………………………………………………………………
Berlari seorang
pemuda kearah markas Evil Destiny (Destiny) dengan berlumuran darah..
"Duaaahhhh!!"
pemuda tersebut masuk kedalam gedung tempat perkumpulan The Destiny dengan
mendobrak pintunya dan tersungkur didepan Pasdi. "!!!!" Pasdi
kaget,"Ada apa ini …. Kau kenapa ??" tanya pasdi pada pemuda
tersebut.
"Me- …. Mereka
…. Menyebut dirinya Ngengat Malam…. Uhukkk!!" jawab pemuda tersebut
sembari tak sadarkan diri."Ngengat Malam?? …." pikir Pasdi. "Hey
yang lainnya bawa dia ke rumah sakit .." lanjut katanya pada anggota The
Destiny lainnya. Pemuda tersebutpun dengan segera dibawa kerumah sakit untuk
dirawat karena lukanya yang sangat parah.
"Ngengat Malam
… Geto, Arman selidiki tentang mereka dan segera kabari aku dimana markasnya ..
Mereka telah menyatakan perang atas The Destiny, mari kita layani .." .
"Baiklahhh … Oke !" jawab Geto dan Arman bersamaan.
………………………………………………………..
Disisi lain, sekitar
tanker-tanker raksasa berkumpul beberapa orang dengan pakaian hitam dan corak
percikan darah pada lengan kanan baju/jas mereka.
"Uuaaagghhhhhh!!!"
seorang pemuda terlempar jauh karena dipukul oleh seorang pria.
"Apa ini?, kau
membabi buta menyerang semua orang dengan membawa nama Ngengat Malam !!!!"
bentak pria tersebut pada pemuda yang dipukulinya. "kau dan kelompokmu
sialan! Seharusnya aku tidak menerima orang seperti kalian di Ngengat Malam!"
. "Penghukumanmu adalah kehilangan nafas!" lanjutnya.
"Uugghhhhh!!!!" seketika pemuda tersebut mati dengan mulut yang
berbusa. "Aaggghhhhh!! Uuuggghhhhh!! Haawwwggghhhhhh!!!" beberapa
orang juga tumbang dan mati, mereka bagian dari kelompok pemuda tersebut.
"Lihat?, inilah
akibat saat mengotori nama Ngengat Malam generasi ke-2 .." ucap pria
tersebut.
Malam itu seorang
pemuda menyerang banyak orang dengan membawa nama Ngengat Malam untuk menakuti
semua orang dan ingin menguasai seluruh kota, salah satu orang yang pemuda
tersebut dan kelompoknya hajar adalah anggota dari The Destiny!.
Ketua Ngengat Malam,
Ary adalah pemimpin generasi kedua dari kelompok ini, sangat tegas, ia disebut
sebagai salah satu monster dari 3 pemimpin lainya ( Dage, Sophie dan Bayu )
telah mengeksekusi pemuda tersebut, Ary bertekad untuk melebarkan sayap Ngengat
Malam pada seluruh sudut kota namun dengan cara yang jantan tidak menyerang
membabi buta.
Masalah tentang
perusak nama baik Ngengat Malam telah diselesaikan pada malam itu juga oleh
Ary.
"Lagi lagi
menghabisi orang,kau benar-benar lapar .." ucap Dage padanya.
"Heh, bodoh apa
maksudmu,kita 4 lead harus membawa kepuncak nama Ngengat malam tapi tidak
dengan pecundang seperti itu, membuat rusak saja ..". Jawab Ary.
"Yahh, sudahlah
… ngomong-ngomong ada yang punya uang 5 ribu?" sela Bayu.
"untuk
apa?" jawab Sophie. "untuk beli mie, aku kelaparan haha" .
"Hey aku juga mau,bagaimana kalau kita patungan untuk beli makanan?"
sela Dage. "Boleh juga, aku punya 20 ribu","aku 12 ribu",
"ini dia 15 ribu … kau Dage mana uangmu? Ayo kumpulkan disini .."
ucap Bayu.
"Aku punya 2
ribu hehe" jwab Dage."sial, ini bukan patungan namanya .." Jawab
Bayu.
"hahahaha,
ayolah kawan aku sedang kehabisan duit nih gara-gara banyak ng-net hehe".
"idiot ini … sudahlah mari beli makanan" ucap Ary.
"kau yang pergi
beli dage .. Karena kau donatur paling sedikit.." ucap Sophie.
"Iya
baiklah,aku yang pergi beli .. Hehe" Dage menjawab dan pergi untuk membeli
makanan..
……………………………………………………………………………
"Tutupen
botolmu, tutupen oplosanmu^-" bunyi Hp bayu berdering ..
"Ah,
Halo?" Bayu mengangkat sebuah panggilan di Hpnya. Wajahnya menjadi serius
sekali."Baiklah … terima kasih". Ucapnya menutup telpn saat telah
berakhir.
"Ada apa bro?
" tanya Ary. "Kau pernah dengar tentang kelompok yang bernama Evil
Destiny atau disebut The Destiny? .." tanya bayu pada Ary.
"The Destiny?
Tak pernah kudengar .. Kelompok apa itu?" jawab Ary. "Evil Destiny?,
yang kudengar pemimpinnya dan beberapa orang The Destiny telah menghabisi dan
menghancurkan kelompok Tengkorak Hitam beberapa malam yang lalu .." Sela Sophie.
"Tengkorak
Hitam?, kalangan brengsek-brengsek itu?? Hahh .." ucap Ary. "Lalu
kenapa kau bertanya tentang Evil Destiny?" tanya Sophie yang melirik
kearah Bayu. "Salah satu anggota mereka dihajar hingga sekarat oleh sialan
yang Ary bunuh barusan … kemungkinan mereka akan menyerang balik, karena ini
seperti pernyataan perang atas mereka .." Jelas Bayu.
"Menarik juga
.. Mereka ini kelompok yang kuat, kalau kita bisa menghancurkan mereka, nama
Ngengat malam akan naik drastis … bagaimana menurutmu?" Ucap Sophie
melirik kearah Ary.
"Lumayan juga,
tapi gara-gara sialan itu kita harus berperang melawan kelompok yang kuat ..
Baiklah kita akan lawan kalau mereka datang .." jawab Ary sembari berdiri
dan berjalan.
"Kemana
kau??" tanya Bayu."Mau pipis,kau mau ikut?" . "Tentu tidak
bodoh!!" . "Hahaha, maho .." sela Sophie.
"Diam
kau!" bentak Bayu. "Ahh, sialan dage lama sekali, aku sudah sangat
lapar .." lanjutnya.
"Apa kau takut
kalau kita melawan The Destiny?" tanya Sophie tiba-tiba. "!! … apa
maksudmu? Aku hanya khawatir saja dengan beberapa hal..". "spertinya
kau tau sesuatu tentang pemimpin The Destiny kan?, bukankah dia juga spesial seperti
kita?" . "Benar, yang aku dengar seperti itu, ini menjadi merepotkan
..".
Lalu …
"Hei,ini dia
makanannya" dage datang dan membawa makanan.
"kau lama
sekali bodoh .." . "Hahaha, sialan kau, tadi ane dijalan ketemu
banyak cewek cakep jadi mampir dulu buat kenalan … Hahaha" . "Pantas
saja hidungmu mimisan .." ."Iyaahhh, cabe-cabean buat gak tahan
hahahaha"."Tapi kau ditolak kan?"." Iya .. T.T ..baru
diajak kenalan udah ditolak ..T.T" ."Hhahahaha, kasian sekali
…"."Tapi setidaknya ane senang vroh, pas liat mereka pada jalan,
pahanya dan ….. IYKWIM hahaha mulussss!! UHHUUGGGHHH!" Dage stop bicara
karena lehernya telah terikat dengan rantai. "Bodoh.. Jangan bahas hal
seperti itu depanku..!" ucap Sophie dalam mode iblis .. "Iikkhhh,
uuhuukkk … i-iyaa ma-maaf … uhukkk " ucap dage terbata-bata. "Hhahaha
… apa yang kalian lakukan?" ucap Ary tiba-tiba datang."Sudahlah, ini
tentang dia" Bayu melirik arah Dage.
"Baiklah mari
makannnn!". "bodoh itu
bagianku!"."Hey!!"."Uhhhhggkkk!"."Maaf" ….
Pernyataan perang,
dan Ngengat Malam siap melawan The Destiny.
Beberapa malam
kemudian …
Dage masuk rumah
sakit karena babak belur, dihajar 3-4 orang dengan pemukul kasti.
Saat senja itu dage
sedang berjalan melewati sebuah gang sepi, tiba-tiba ia melihat seorang gadis
cantik berjalan kearahnya dan memluknya dengan erat, ia menjadi tak bisa
bergerak dan kaku, seolah-olah gadis tersebut menahan gerakannya, lalu
seseorang memukulnya dengan kuat dari belakangnya dengan pemukul bola kasti,
saat ia berusaha melepaskan dirinya dari pelukan gadis tersebut dan menoleh
kebelakang, 2 orang lagi memukul kepalanya dengan keras lalu ia tergeletak dan
mereka memukulinya hingga babak belur dan sekarat.
"2 tulang rusuk
kirinya patah, terdapat 12 jahitan dikepalanya ..akan butuh waktu agak lama
baginya untuk pulih.." jelas Bayu pada Ary.
"Siapa yang
melakukannya?.." ."Evil Destiny, ini pernyataan siaga perang atas
kita …"."Sialan … baiklah .. Terima kasih, aku akan pulang nanti kita
bicarakan lagi,aku ada banyak pekerjaan kantor .." Jawab Ary seraya pergi.
Ary dan Bayu
berpisah dengan arah yang berlawanan …
Ditengah perjalanan
pulang Bayu dihadang seseorang dihadapannya .. "Kau Ngengat malam ya? ..
Kehehehehe!" ucap Geto ( Name :Geto , Evil Destiny, Panglima Perang Pasdi,
ditugaskan mengurus Bayu, otak dan informan Ngengat Malam ).
"Kau
siapa?" tanya Bayu dengan wajah serius. "Geto, Evil Destiny disini ..
Kehehehehe!" . "The Destiny ya?.. Aku sudah menunggumu …" ucap
Bayu.
Listrik mengalir dan
terlihat kerlap percikan bagaikan petir mengelilingi Bayu. "Wah wah ..
Kebetulan yang sangat baik" ucap Geto.
"Jrrzzttttt!!"
listrik mengarah ke Geto.. Ia hanya melompat kesisi kanannya lalu menghilang.
"Huhhh!!!!!" Bayu kaget.
"Ini???..."Bayu
menoleh kekiri belakangnya terlihat Geto sedang mencoba melayangkan tinju
kearahnya… "Cihhh!" Bayu hdap Geto, menunduk dan mndur untuk menjaga
jarak. "Kekuatan apa dia..?" batin bayu.
"Kehehehehe …
lumayan juga kau bisa menghindarinya .. "."Sensor listrik ada disekelilingku, jadi aku bisa
mengetahui serangan tiba-tiba atau kehadiran tiba-tiba.. Kalau tidak, hampir
saja …" Batin bayu. "Hahahahaha, Houuurrgggyyaahahhhhhhh!!" Geto
berlari dan melompat kearah Bayu untuk mengarahkan tendangannya kearah Bayu..
"Syuuttt!" Geto menghilang dari hadapan Bayu.."Ugghhh!!" Ia
muncul dibelakang Bayu dan mengenai sisi punggung belakang Bayu dengan
tenangannya. "Ufhhhh!.. Cihhh.." Bayu terpental dan mencoba berdiri
lalu menoleh hadap Geto. "Sialan, itu terlalu cepat, apa dia bisa
berteleport??, sensor listrikpun terlambat menangkap gerakan tiba-tibanya
…" batin Bayu ..
"Sialan,
menyerang dari belakang itu tidak gentle!" ucap Bayu.. "Kehehehehehe…
huh?kau mengatakan sesuatu nak?? Hahahahaha" balas Geto.
'kau bermain dengan
orang yang salah, fu fu" Bayu mulai serius, ia membersihkan darah yang
mengalir diwajahnya akibat tersungkur terkena tendangan barusan.
"Mari kita
mulai.." Bayu tersenyum serius. "Jeezzzrrrttttt!!" Bayu
mengarahkan listrik bagaikan sulur-sulur yang menyerang dari arah depan Geto
untuk menangkapnya.. "Kehehehe!" Geto melompat mundur dan menghilang…
"Uugghhh!!" Bayu terdiam… Geto telah muncul di belakangnya dengan
tinju tangan kanannya telah memukul belakang Bayu dengan kuat. "!!!! ..
Apa ini??" Geto kaget.
Listrik mengalir
ditangannya dan menyetrum Geto… "Akkkhhhhh!!, sialan!!" Geto
menghilang dan muncul dengan posisi jongkok dihadapan Bayu diarahkannya pukulan
keras kearah dagu Bayu… "Guaahhhh!! … Hhaaaaarrrrrggghhh!!" Bayu
terpental dengan mencoba tetap sadar ia menggunakan tenaga terakhirnya..
"Arrggghhhhhhh!!" tubuh Geto tersetrum dengan hebat dari segala arah
membuatnya tak berkutik… "Kheh! Aku memasang perangkap disekeliling
pijakanku untuk mengantisipasi dia menyerang dengan tiba-tiba.." bati Bayu
sembari kehilangan kesadarannya, ia terluka parah.
Tubuh Geto berhenti
tersetrum, ia berdiri kemudian tumbang, tubuhnya luka parah..
Malam itu seorang
melihat mereka tergeletak ditanah dan memanggil ambulance, keduanya dirawat
dirumah sakit kini…
"bayu dirumah
sakit juga, ia luka parah namun berhasil membuat sekarat orang yang
menyerangnya juga.. Sekarang mungkin mereka akan mengincarku atau kau duluan,
kita harus hati-hati sebagai 2 lead dari 4 lead Ngengat malam yang
tersisa.." Ucap Sophie pada Ary.
"Terserahlah,
kita akan mulai melacak mereka dan bergerak juga .. Kumpulkan semua armada
Ngengat Malam.." Ucap Ary. "Oke!" ucap seorang pemuda yang
kemudian pergi.
"Mereka cukup
merepotkan ya?, yang aku tau seseorang yang menyerang Bayu, Geto ia adalah
salah satu dari petinggi Evil Destiny .. Mereka serius ingin menghancurkan
kita, sampai-sampai petinggi merekapun dikirim untuk menangani salah satu dari
kita.."jelas Sophie.
"Mereka serius,
kitapun serius .. Hahh, menyerang 2 orang lead dengan terpisah .. Strategi yang
hebat .."Ucap Ary. "Apa semuanya sudah siap?" Ary menoleh kearah
seorang pemuda."Iya, " jawab pemuda tersebut. "Besok malam jam 8
semuanya harus ada, kita akan berperang melawan Evil Destiny" Lanjut Ary.
"baiklah.." Jawab pemuda tersebut.
……………………………………………………………………………
…………………………………………
………………………………………………..(Iklan
xd)
………………..
……………………………………………………………………………………
……………. :v :D ^_^ :v
:3 ………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………..
……………………………………………………………………………………..
…………………
"Ngengat Malam
mulai bergerak, mereka mengirimkan 1 orang kepada kita, untuk besok malam jam 8
dilapangan dekat pabrik tua tak jauhdari sini boss" ucap Tora.
Saat itu Tora dan
Arman sedang jalan-jalan, lalu tiba-tiba seorang wanita menghadang mereka
dengan bertanya "Apakah kalian Evil Destiny?, aku Sophie dari Ngengat
Malam" mendengar pernyataan tersebut Arman dengan cepat berlari untuk
menghabisi cewek tersebut, namun ia malah terlilit rantai, tangan kanan Arman
patah dan sekarang ia dirumah sakit, "Sampaikan pada bossmu, kalau Evil
Destiny punya nyali, besok malam jam 8,pasukan penuh di lapangan dekat pabrik
tua dekat SMA 10". Kata Sophie. "Baiklah, kami akan datang" ucap
Tora.
Lalu perempuan
itupun pergi..
"Baiklah,
katakan pada semuanya kita akan berperang, seluruh Sel Evil Destiny katakan
untuk datang… dan bersenang-senanglah besok malam melawan Ngengat Malam.."
Ucap Pasdi. "Kelompok ini akan hancur dengan kekuatan Evil Destiny, khu
khu khu" Gumam Pasdi.
"Dung dung dung
dung" Hp pasdi berbunyi. "Eh?? Gawat nih.." ."Yahh
halo??hahaha,iya .. Oke oke ini lagi dijalan,iya tunggu ya .." .
"Tora aku serahkan semuanya padamu, aku harus pergi, ini sudah jam 7 aku
harus pergi untuk mengerjakan tugas bersama teman, besok ada presentasi
..". "Baiklah, semoga berhasil.." ucap Tora.
……………………………………………………………………………………………
"Besok malam
jam 8, kudengar akan ada pertempuran antara Evil Destiny melawan Ngengat
malam.. Mau nonton tidak? Hahaha" ucap seorang pemuda kepada seseorang.
"Bodoh, itu
urusan mereka, biarkan saja asal tidak mengusik kita.." jawab Ronaldi (
Lead : Demon hand / Left Hand of The Demon ).
"kalau kalian
mau liat silahkan saja, asal jangan membuat masalah.. Huh.." lanjutnya.
………………………………………………………………….
Berita tersebar
dikalangan para "The Unknown" tentang pertarungan yang akan terjadi
besok malam.
"Wahhh, harus
beli popcorn banyak untuk nonton film tinju hahahahaha :v " Ucap Hiken (
Lead : Enkai Hibashira )
"Hei, dimana
para sialan itu bersembunyi??" tanya Hiken pada seorang pemuda.
"disini, mereka
ada didalam gedung tua itu.." jawabnya menunjuk pada sebuah bangunan tua
kepada Hiken.
"baiklah,
sialan-sialan itu akan habis.. Kehihihihihihi " Hiken pergi menuju dalam
gedung tersebut.
"Doorrgghhh!!"
pintu didobrak, Hiken masuk kedalam. Terlihat sekitar 15 orang pemuda
berkumpul, komplotan pengguna kekuatan khusus hasil percobaan yang berulah
dengan memalak anak-anak dikota dan mengganggu gadis-gadis yang ada dikota,
mereka berandal yang sialan. Menggunakan kekuatan khusus untuk menjajah yang
lain.
"ku dengar
kalian hasil percobaan yang sombong heh?, malakin anak kecil lalu mengganggu
gadis-gadis muda dan melakukan pelecehan??, dengan kekuatan itu kalian meneror
semua orang dan membahayakan kaum "The Unknown" karena sikap pamer
kekuatan kalian??..hah? Apaitu benar ??" Teriak Hiken.
"orang ini
siapa sih?" ucap salah seorang pemuda dalam kelompok tersebut.
"Habisi
saja" ucap seorangnya lagi.
"Hhahahahaha!"
"Buurrrsststtttt!" Api menyala dengan besar didalam gedung tersebut
menciptakan suasana seolah berada dalam neraka, mereka dikelilingi oleh dinding
api.
"Ouurryyyaaaaahhh!!!"
beberapa orang maju untuk menyerang Hiken.
"Wrrsstttttt!!"
Api membakar tubuh mereka dengan ganas, merekapun lenyap. "Ohh, terlalu
banyak memakai kekuatan hasilobat dan kalian sedang kehabisan obat ya??, show
me your power.. Kehihihihi".. Ucap Hiken.
"kau, kau
sialan… arrggghhhhh!"ucap seorang pemuda yang terbakar.
Tersisa 2 orang yang
tetap berdiri melihat kondisi teman-temannya yang seorang maju. Ia mengangkat
tangannya dan melesatlah puluhan pisau kearah Hiken. "Syuttt! Burrssstttt!
Cihhh!" Hiken mencoba untuk menghindari serangan tersebut dan membakar
beberapa pisaunya, satu pisau menggoreskan luka pada pipi kirinya. "sialan
kau" Hiken mulai kesal.
Sementara
pertarungan berlangsung, seorang dari antara mereka melarikan diri kearah
hutan..
"Bwoooosshhhhh!"
Api membara mengelilingi Hiken dan pemuda dengan kekuatan pisau tersebut, semua
pisau yang mengarah terhadap Hiken langsung berhenti dan terbakar tanpa sempat
mengenainya. "Api apa itu … errgghhh!" Ucap pemuda tersebut.
"Kau tau?,api tak dapat membakar besi, kecuali api yang berasal dari
neraka, kekuatan membakar kekuatan! Itulah apiku.. HAHAHAHAHA!" ….
Bwoossssshhh!!
Hiken mencapai wajah pemuda tersebut. "Saatnya tertidur dalam abu nak.." …. "Burrrnnnnnsss!" .."Arrgghhhh!!!" Pemuda tersebut terbakar hingga habis lenyap tak bersisa.
Hiken mencapai wajah pemuda tersebut. "Saatnya tertidur dalam abu nak.." …. "Burrrnnnnnsss!" .."Arrgghhhh!!!" Pemuda tersebut terbakar hingga habis lenyap tak bersisa.
Sementara disisi
hutan, pemuda lainnya sedang berlari ketakutan… terlihat kobaran api menyala
pada sisi kanannya"!!!" Swwoossshhh!!" Bola api mengarah
padanya, hap! Ia berhasil menghindarinya dan berhenti berlari karena kelelahan
lalu menghadap kobaran api tersebut.
"Sial, dosis
obatku sudah habis .. Cihh" batin pemuda tersebut.
Note : Kelompok ini
menggunakan sebuah pil untuk mendapatkan kekuatan mereka.
"Apa
maumu?kenapa kau menyerang kami? Kami bahkan tak pernah ada urusan denganmu
sialan!" bentak pemuda tersebut dengan ketakutan karena kobaran api
tersebut makin dekat.
"Bwush! Tap!
Hiken melompat dihadapan pemuda tersebut dan menghadapnya.
Terlihat kobaran api
menyala pada tangan kananya dengan nyala yang terang seolah menggambarkan
suasana atas neraka.
"kau bodoh ya?,
aku adalah pemimpin Enkai Hibashira, para "The Unknown" tidak
diketahui keberadaannya dikalangan manusia, lallu kalian datang dengan
memamerkan kekuatan kalian untuk memalaki manusia lainya dan kalau terus
seperti itu para manusia akan tau bahwa adanya orang yang terlahir dengan
kekuatan khusus? Itu akan membahayakan "The Unknown" … Dinding Api
yang membatasi antara manusia dan pengguna kekuatan khusus, hakim atas mereka
yang memamerkan kekuatannya untuk menjajah manusia lain, itulah tugasku dan
alasan mengapa Enkai Hibashira dibentuk,kamilah dinding pembatas
tersebut!.." Jelas Hiken.
"Kau,kau tidak
tau,mereka menganggap kami aneh,karena kami punya kemampuan ini,kami adalah
percobaan!, lalu mengapa mereka mencela kami saat kami ingin berteman, mereka
mengganggap kami binatang! Apa gunanya membuat batas untuk kekuatan bodoh!
Mereka harus tunduk dan hormat pada kami yang memiliki kekuatan, kekuatan
adalah anugrah untuk memimpin mereka! Apa salahnya kami!" bentak pemuda
tersebut.
"kau putus asa
dan tak tau arti kekuatan yang ada padamu, benar-benar menyedihkan.. Pantas
dijadikan percobaan.." balas Hiken.
"Tau apa kau
tentang kekuatan! Kami hanyalah percobaan yang dicemooh banyak orang namun
dianggap hebat bagi ilmuan yang mengadakan percobaan atas kami?apa gunanya jika
tak diterima menjadi teman? lebih baik menjadi musuh atas manusia yang tak
menghargai dan menjajah mereka dengan kekuatan ini!" balas pemuda
tersebut.
"Kau putus
asa.. Tak mengerti untuk apa kekuatan diberikan.." ucap Hiken.
"Kehilangan harapan adalah akhir dari segalanya, mati dan meleburlah
karena terbakar api kepedihan dihatimu,api adalah penghakiman atasmu!"
lanjut Hiken, ia melompat dan meraih kepala pemuda tersebut.
"Bwossshhhh!!"
tubuh pemuda tersebut terbakar.
"Kekuatan ini
ada untuk melindungi kaum manusia juga suatu saat, dan sementara pertolongan
itu belum dibutuhkan, kita harus menjaga tembok pembatas antara pengetahuan
tentang "The Unknown" dikalangan manusia tetap terjaga, kau tidak
mengerti.. Aku yakin suatu saat manusia dan "The Unknown" akan
bersama menghabiskan semua bangsat-bangsat didunia ini.
"fu fu fu"
Hiken berjalan pulang menuju kosannya."!!, ah tidak!" Hiken melirik
jam. "Sudah jam segini, dan aku lupa kalau ada tugas yang harus
dikumpulkan besok….. Hhaaaaaaaa!" Buru-buru kembali ke kosan.
…………………………………………………………..
Malam Berikutnya..
Jam 8 di lapangan dekat pabrik tua.
Berdiri Armada
Ngengat Malam dengan Ary dan Sophie berdiri ditengah-tengah mereka.
Disisi lainnya,
Pasdi pada barisan depan dengan pasukan yang berada dibelakangnya. "Evil
Destiny!"
Beberapa anak Demon
Hand datang dan melihat dari kejauhan pertempuran tersebut.
"Mari
selesaikan ini sekarang" ucap pasdi dengan wajah serius.
Evil Destiny vs
Ngengat malam!
Akhir dari chapter 2
!
Tunggu kelanjutannya
:v /
Fiction Story by :
Pak Tua Hiken.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar