Selasa, 13 Mei 2014

Ibu

Aku berjalan menuju sebuah rumah tua dengan corak abu-abu pada dindingnya
Rumah yang dulu senantiasa penuh tawa, terkadang tangis namun tangis bahagia kenangan masa kecil, kenakalanku

ku masuk dalam rumah tersebut
kulihat sosok seorang wanita anggun, duduk diruang tengah
ku tatap wanita itu

ku mendekatinya dengan perlahan, kulihat wajahnya
Ibu, kau tak lagi muda seperti dulu, saat ku kecil, saat ku belum mengenal dosa perbuatan dunia ini, saat aku sangat bahagia

maafkan jika anakmu ini kurang berbakti
maafkan jika anakmu banyak mendukakan hatimu
segala rasa terima kasih bagimu ibu

maaf kalau ku belum mampu membahagiakanmu dan ayah saat ini
masaku masih panjang, masih banyak hal yang perlu kuperjuangkan
ku tau saat letih doamu ada bersamaku sehingga aku bisa semangat kembali

ku tau saatku sedih, senyum dan ketulusanmu tertanam dalam benakku hingga aku mampu bangkit dan tersenyum kembali

dari anakmu, untuk Ibuku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar