Jumat, 02 Mei 2014

The Unknown Chapter 1



The Unknown – Chapter 1.
( Awal Perger
akan )

Berjalan anak lelaki didekat hutan sebelah barat kota pada senja hari : Ronaldi, Usia : kira-kira 15 tahun. Dengan tatapan dingin melewati hutan tersebut mengenakan jaket hitam bertuliskan Left Hand of The Demon [L.H.o.T.D] pada punggung jaketnya.
Terdengar teriakan dari sebuah gedung tua dekatnya “Ouurrryyaaaahh
hh!”. “sudah dimulai rupanya” ucap Ronal sembari menuju gedung tersebut, saat masuk terlihatlah banyak orang yang sedang berkumpul yaitu anak-anak berumur 14-20 tahun yang disebut “The Unknown” oleh kalangan manusia, mereka adalah manusia yang dilahirkan dengan kekuatan khusus, tak banyak manusia yang tau dan menyadari bahwa ada jenis manusia lain disekitarnya tentang “The Unknown” ini karena kelahirannya normal seperti manusia pada umumnya, umurpun sama, sifat dan watak sama saja yang membedakan hanyalah mereka (The Unknown) dilahirkan dengan memiliki kekuatan khusus, sehingga harus dirahasiakan tentang kekuatan khususnya tersebut dari kalangan manusia lainnya, karena presentase dari 100 orang manusia hanya ada 2 orang yang dilahirkan dengan kekuatan khusus oleh sebab itulah keberadaan mereka disembunyikan “Identitas kekuatannya” dari manusia lainnya karena takutnya kaum ini akan dimusnahkan oleh kalangan manusia-manusia yang normal tanpa kekuatan khusus.
Namun siapa sangka bahwa kaum ini sudah lama ada dan membentuk kelompok sendiri ditempat-tempat sepi pada senja atau malam hari karena siang hari mereka menjalani aktivitas dan berbaur dengan manusia lainya. Perlu diketahui bahwa kekuatan mereka hanya ada sampai usia mereka 20 tahun saja setelah itu mereka akan menjadi usia seutuhnya tanpa kekuatan khusus.
Ronal berjalan menuju sebuah kursi tempat ia biasanya duduk. “selamat datang Boss” sapa beberapa orang yang mengenakan jaket dengan bertuliskan [LHoTD] pada punggung mereka.
Ronal duduk dan menyaksikan pertandingan yang ada, karena tradisi kaum ini saat berkumpul hanyalah berkelahi dan bermain-main dengan kekuatan sesame mereka namun mereka tersembunyi dari kalangan manusia lainnya dan tak ada seorang manusiapun yang mengetahui tentang pertarungan yang sering mereka lakukan ini. Hari ini diadakan seleksi oleh kelompok yang disebut Left Hand of The Demon [LHoTD] berlambangkan tangan tengkorak dengan kuku yang panjang dipunggung mereka, mereka sedang merekrut anggota baru bagi kelompok mereka untuk berperang melawan kelompok lain, hanya inilah aktivitas yang dilakukan kalangan ini, berperang dan bertarung.
“..Guaagghh!..” seorang pria diarena muntah darah setelah terpental jauh kesisi tembok.
“..lemah sekali, cihh..” ucap pria lainnya yang memenangkan pertarungan tersebut.
‘..Masuk 1 lagi, dengan begini sudah habis dan kita mendapatkan 5 orang lagi yang masuk dalam Demon Hand (sebutan lain dari LHoTD ) ..pertandingan selesai! ..” ucap seorang yang memandu acara perekrutan tersebut.
“..kalian berlima, berikan hormat kalian pada pemimpin LHoTD!..” ucap seorang pria disebelah Ronal.
“..Hormat kami Boss..” ucap kelima pria baru tersebut. “Berikan mereka jaket kita” ucap Ronal. “ baik boss, ucap seorang lainnya, sembari mengambil jaket kebanggan LHoTD kepada 5 prajurit perang baru armada LHoTD tersebut.
“Baiklah semuanya bubar, untuk malam ini kita cukup sampai sini saja” ucap Ronal.
“Baiklahh” ucap semuanya, lalu lenyaplah mereka dan semuanya pergi, tinggal si Ronal sendiri yang berjalan keluar dari gedung tersebut dengan jalan kaki, hingga sampai di kota. “anggota baru yah, huh.. sepertinya ini makin menarik” gumam Ronal sambil menggaruk kepalanya dengan tangan kanannya. “Uhhh???” matanya tertuju pada selembaran yang berjarak tidak jauh didepannya.”apa itu..”ia memicingkan matanya dan mencoba melihat dengan seksama, lalu mendekat. “Nice! Ketemu duit 100 ribuan dimalam gini.. hihihihihihihi” ucap Ronal kegirangan sambil mau mengambil uang tersebut, saat hendak diambilnya uang ersebut tiba-tiba seorang pria dengan cepat mengambilnya duluan..”Hah?” Ronal menatap bingung pada wajah pria tersebut. “Kehihihihihi ….” Senyum bodoh pria tersbut sembari memasukan uang tadi dalam saku celananya. “Heyyy! Aku yang melihatnya duluan!” bentak Ronal.”Tapi aku yang mendapatkannya lebih dulu..hihihihi” jawab pria tersebut. “ahh??” pria tersebut menoleh kebelakangnya. “wah, malam yang sibuk.. hehehe, sampai bertemu lagi” ucap pria tersebut sembari berlalu, berlari dengan kencang.. “Orang itu , apa dia bodoh” gumam Ronal. Tiba-tiba terdapat banyak orang yang berlalu dihadapannya dengan membawa pemukul kasti.”!!!” Ronal kaget. “hei kau! Apa kau melihat seorang lelaki dengan rambut hitam memakai jaket lambang api di lengan baju kanannya lewat sini?” Tanya seorang pria yang memegang pemukul baseball.”ahh?, iya dia baru sana berlari kedaerah hutan disana” ucap Ronal dengan santai.”baiklah, terima kasih” Arrryyyuuaaaaaa! Gerombolan itu berlari menuju dekat hutan mengejar pria yang dimaksud. “mereka juga bodoh” ucap Ronal, “tunggu dulu, aku bisa terlambat sampai rumah… gawaatttt ketinggalan makan malam….!!” Ronal berlari kencang menuju rumahnya.
----------------
“Mau kemana kau bodoh, hahahaha!” bentak banyak orang yang akhirnya berhasil mengepung lelaki dengan lambang api pada lengan kanannya yang tertera di jaketnya. “wahhh, sial aku terjebak ya, hehehe”.. “bodoh, bukan saatnya untuk tertawa!” bentak seorang yang sepertinya adalah pemimpin dari gerombolan tersebut.. “Cihhh!” gumam pria dengan lambang api pada lengan jaketnya. “Buat dia masuk rumah sakit anak-anak!” suruh pria yang memimpin gerombolan tersebut… Worrryyyaaaaaa!! “Menarik .. hahaha!” ucap pria dengan lambang api pada lengan jaketnya. Tersulutlah api dari segala arah mengelilingi mereka ditengah tempat sempit itu, ia menghajar semua orang yang mengejarkan dan menyisakan 1 orang pemimpin gerombolan itu yang masih bertahan berdiri.. “Hiken, Enkai Hibashira.. kekuatanmu hebat sekali..” ucap pria yang masih bertahan tersebut, tumbuh tumbuh-tumbuhan berduri dan sulur-sulur runcing disekitarnya dan mencoba menyerang Hiken ( Name : Hiken, Leader kelompok : Enkai Hibashira, kekuatan : Api )… terimalah kekuatanku, menumbuhkan tumbuhan berduri dan runcing yang dapat membunuhmu, ucap pria tersebut…Buuussstttt!!! Semua tumbuhan yang ia tumbuhkan terbakar dalam kobaran api yang besar dan melenyapkan semuanya…”uuhhh!!!!!!” kaget pria tersebut”.. “Waktunya tidur pak tua!” ucap Hiken dengan posisi tangan kanannya telah bersarang pada perut pria tersebut dan mementalkannya jauh hingga sekarat…
“..Ahh, merepotkan …”.”!!!!!”.. Hiken melirik jam.. “Gawaaattttt! Aku harus pulangggg, semoga saja tidak terlambat sampai aku harus belajar untuk ujian besok … Hiken berlari melesat menuju tempatnya untuk pulang.
Disisi lain kota, terlihat belasan orang luka parah dan memar, trinnggg! Berdiri seorang pria yang telah menghabisi mereka semua, “Hebat sekali boss” ucap seorang pria pada lelaki tersebut. ( name : Pasdi, usia : 16-san mungkin xd, Kekuatan : Cahaya, kecepatan cahaya ).. yahh, kelompokini sudah musnah, mari pergi, aku harus pulang cepat besok sekolah.. ucapnya.”baik boss” jawab seorang yang bersamanya lalu ia lenyap dan pergi. “kadang aku benci harus selalu belajar”keluh Pasdi sembari mengambil cincin yang bertuliskan “Evil Destiny” memakainya lalu pergi.
Ia adalah pemimpin dari kelompok Evil Destiny [ED]..
Lahirnya generasi baru dikalangan The Unknown dalam saling berperang dan bertarung, 3 kelompok yang baru saja memulai pergerakannya “LHoTD, EH (Enkai Hibashira), dan Evil Destiny (ED).. ini akan semakin memanas..
The Unknown tidak dikenali manusia lainnya, dan selalu berperang antar kaum mereka sendiri untuk menguasai dan bersenang-senang atas kakuasaan mereka sebelum akhirnya mereka kehilangan kekuatan mereka dan melupakan semua hal tentang pertarungan mereka, menjadi manusia yang seutuhnya…
-----
MUSIC : Opening xd …..
…………..
………………………….
……………..
……………………………………….
……………….
…………………………..
………..
………………………
Tidur, bangun pagi sarapan, lalu pergi sekolah atau kuliah … saat semua hal itu berlalu …
Disenja hari…
Pasdi dan kelompoknya mengadakan janji untuk berkumpul ditempat biasa untuk membahas suatu hal..
“boss lama sekali” ucap seorang dalam perkumpulan tersebut. “bagaimana lagi, dia selalu punya alas an atas keterlambatannya, kita tunggu saja dulu..” ucap pria lainya… “krekkk!” pintu terbuka di gedung tua tersebut disisi sepi kota. “Maaf lambat tadi aku haru mengerjakan PR dulu lalu membantu ibu “ alas an pasdi pada kelompoknya.”yahh, sejak kau menjadi pemimpin kelompok ini kau bebas memiliki alas an apapun” jawab seorang pria yang duduk didepannya. “Hahahaha, maaf.. tapi aku memang haru belajar” jawab Pasdi. “…..” semuanya terdiam. “Baiklah, hal penting apa yang ingin kita bahas mala mini?” Tanya pasdi selaku ketua kelompok Evil Destiny.
“ini tentang peperangan dan pertarungan yang kita lakukan, kelompok kita sudah semakin besar dan banyak” jelas seorang lelaki lainnya. “lalu?” Tanya pasdi. “kita harus ekstra hati-hati saat bergerak, takutnya akan ada manusia yang melihat kita dengan kekuatan kita dan mereka akan memusnahkan kita”jelas lelaki tersebut lagi.”ini sedikit merepotkan, tapi.. kurasa kau benar,kita harus hati-hati dalam bergerak..” jawab pasdi.”kau benar tapi ada beberapa orang dari kelompok kita yang brutal dan menggunakan kekuatannya tanpa memikirkan kondisi dan tempat terbuka ini akan bermasalah, dalam halini kami butuh keputusan dan peraturanmu sebagai pemimpin sehingga semuanya bisa tertib” jelas lelaki tersebut lagi. “Baiklah, katakan pada semuanya, area boleh menggunakan kekuatan hanya ditempat sepi dan jauh dari kalangan manusia lainnya, kalau ada yang melanggar akan ku urus dan mengeluarkannya dari kelompok jika perlu” tegas pasdi. “ ……….. baiklah, sebenarnya bukan hanya itu hal yang ingin kusampaikan..” ucap lelaki tersebut. “Apa itu..” jawab pasdi.
“ini tentang kelompok kita, ada beberapa preman dikota yang memeras mereka dan menghajar beberapa orang kita, sehingga ada beberapa orang kita yang terpaksa memakai kekuatan khususnya namun itu percuma saja, mereka tetap dikalahkan dan sampai masuk rumah sakit” jelas lelaki tersebut. “. . . . . . apakah geng tersebut pengguna kekuatan khusus juga?” Tanya pasdi. “… masih belum bisa dipastikan begitu, kita masih belum tau tentang mereka” jawab lelaki tersebut. “selidiki tentang mereka kemudia kabari aku, dan aku sudah punya keputusan untuk kesatuan dan keutuhan Evil Destiny… saat ini Evil Destiny dibagi 2” ucap pasdi. “apa?? Dibagi dua, apa maksud anda boss???” Tanya orang-orang tersebut.”ya, untuk Evil Destiny anggotanya aku, si botak ini”.”namaku Tora boss”, “lalu si pendek ini”.”a-saya Geto boss”, “dan kau!” tunjuk pasdi pd seorang pria.. “baiklah boss”,”lalu sisanya adalah Sel Evil Destiny, yaitu orang-orang yang bertugas untuk mencari tau tentang kelompok tersebut dan kelompok lainnya dikota lalu mengabariku, dan memancing mereka untuk kesisi hutan kota, tempat yang sepi agar kita bisa bertarung dengan bebas.”Baik boss!” ucap semuanya..
Kelompok Evil Destiny ( Pasdi, Tora, Geto dan Arman ) dan sisanya adalah Sel Evil Destiny…
Berperang melawan anggota geng yang tidak diketahui… siapakah mereka …

End Chapter 1
The Unknown.

Tunggu kelanjutannya tiap hari sabtu .. xd
By : Pak Tua Hiken

Tidak ada komentar:

Posting Komentar