Kamis, 29 Januari 2015

The Unknown


The Unknown
Chapter 07
-[ Mari selesaikan! : Awal dari penyelesaian ]-

Ditengah serakan orang-orang yang telah tumbang dikalahkan Ary, Ronal dan Bayu. Tiba-tiba seorang pria bangkit dengan cepat, mengarahkan tangan kanannya yang membalut lubang senjata mengarahkan pada Bayu.
“Matillahh !!” ucap pria tersebut, sembari “Dorrr! Dorr! Dorr!” beberapa peluru dikeluarkan kearah Bayu yang terkejut, berbalik kearah pria tersebut.. tubuhnya melayang seakan terhempas mundur.. “!!!”.. “Sial..” ucap Bayu.
.
.
Sekelompok pemuda berjalan menuju suatu area yang dikelilingi banyak kotak kargo;kontainer. Perlahan mengendap diantara kotak-kotak tersebut.. merayap mencoba mngelabui dan melewati beberapa penjaga yang ada disekitar gedung besar dekat dengan deretan kotak-kotak besi besar tersebut..
“egghh!!”...”bruugghh”.. beberapa penjaga rebah tercekik oleh rantai.
“hah??... hei, ada apa ini?” kaget seorang penjaga yang melihat teman-temannya telah tak sadarkan diri..
“dia yang terakhir” ucap Sopphie, keluar dari balik kotak besar menatap pada pria tersebut.
“siapa kau?..” ucap pria tersebut sembari menodongkan pistol kearah Sopphie.
“Lihatlah kemana kau mengarahkan senjatamu bodoh!”... “!!!” kaget penjaga tersebut.. Bughh!!! Pukulan keras menghantam wajahnya disusul tendangan mementalkan tubuhnya hingga terbentur kesisi kontainer. “ini dia..” ucap Pasdi..
“jangan terlalu kasar nak” ucap Hiken yang berada dibelakang Pasdi.. “mari kita memeriksa gedung ini” ucap Hiken.. “Kamu ga apa-apa?” tanya Pasdi pada Sopphie.. “I’m okay” jawab Sopphie.

Srettt!! Czzrrtt!! Czzz! Czzz! Aliran tentakel-tentakel listrik yang berada dihadapan Bayu nampak makin kuat... tangan kanannya yang berada pada dadanya menahan beberapa peluru yang hampir saja menembus tubuhnya berhasil ia hentikan dengan kekuatannya... “oalahh, hampir saja mengenai jantungku.. benar-benar mengejutkan” ucap Bayu sambil menggerakan tangan kanannya kearah pemuda yang masih berdiri tersebut..”fuzzz! fuzzz!! Fuzzz!” beberapa peluru yang pemuda tersebut tembakan ia kembalikan padanya... “akhh!” jerit pemuda tersebut..
“heh?” Ary kebingungan.. “apa yang barusan?” lanjutnya. “Cyborg?, ia menyimpan senjata didalam lengannya” balas Ronal... “sepertinya ia adalah salah satu experimen dari The Moon” ucap Ronal menanggapi keadaan yang ada.. “baiklah, saatnya pergi..” ucap Ronal.
“Pesannya?” tanya Bayu. “sudah selesai..” balas Ary.

“apa ini?” tanya Dage memperhatikan beberapa tabung-tabung raksasa yang ada disekitar ruangan gedung tengah hutan tersebut. “experimen” jawab Hiken singkat. “untuk apa semua ini?” tanya Akbar.. “seorang pria, sama seperti kita.. memiliki kemampuan khusus..” ucap Hiken sambil memandang dengan seksama sesuatu yang ada dalam salah satu tabung raksasa tersebut. “lalu?” tanya Sopphie yang juga penasaran.. “Ada masa dimana kita kehilangan kekuatan ini dan menjadi normal seperti manusia pada umumnya... Onotrah, seorang yang memiliki ambisi, keegoisan, gila kekuatan... pada saat sebelum waktu ia harus kehilangan kekuatannya... ia menangkap beberapa orang pengguna kekuatan khusus..” jelas Hiken.. “untuk apa?” tanya Pasdi memperhatikan.. “Menyerap kekuatan yang lain..”.. “Memberi makan kekuatannya..” ucap Hiken sambil berjalan kearah tabung yang lain... memperhatikan denyut sesuatu yg hidup dalam tabung tersebut... “Kekuatannya diberi makan agar tidak pergi darinya.. ia gila akan kekuatannya.. menyerahkan diri pada ego dan kegelapan..” lanjut Hiken lagi sambil memperhatikan kearah Sopphie, dibelakangnya suatu tabung berisi makluk aneh, dengan wujud bagaikan gurita.. tek!! Tekk!! Makluk tersebut mencoba menerobos tabung kaca tersebut.. “jadi?, itulah mengapa kita akan menghentikan dia” ucap Sopphie mencoba untuk mengabaikan tindakan makluk dalam tabung kaca dibelakangnya.. “jika ia terus memberi makan kekuatannya... ia akan menjadi makin kehilangan dirinya.. dikuasai iblis kekuatannya sendiri..”.. “dan saat itu terjadi..” Pasdi tiba-tiba memotong pembicaraan Hiken.. “mungkin pengguna kekuatan lain sudah habis..” lanjutnya lagi.. “Benar, kaum kita akan musnah.. perang dengan manusia hanya akan memunahkan kita..” balas Hiken.. “baiklah.. ini bagus, kita akan menghentikannya..” ucap Dage dengan memperhatikan sekitarnya cemas.. “tapi, aku agak risih dengan gerakan benda-benda aneh dalam tabung sekitar kita ini..” lanjutnya lagi..
Glluukkkkk.. glllobbbb.. glob glob glob ... czzz! Czzz! Tok! Tok! Tik! Glooob! Gllob! Suara makin riuh dari tabung-tabung tersebut... “apa ini?” tanya Akbar.. “bagian tubuh yang dijadikan percobaan makluk baru..” balas Hiken.. “mencoba untuk menciptakan pasukan kekuatan khusus dengan rekayasa genetika yang diambil dari sel-sel tubuh pengguna kekuatan khusus yang kekuatannya telah diserap habis oleh Onotrah..” lanjutnya..
Kreekkk! Krekkk! Kreekk!! Makluk-makluk dalam tabung-tabung disekitar ruangan tersebut kembali riuh.. grekkk! Retakan kecil pada salah satu tabung ... “sial, aku merinding” ucap Akbar.. “apa yang terjadi..” tanya Dage memperhatikan sekitar... “lari!, jauhi tabung-tabung ini..!” bentak Hiken tiba-tiba.. “ehhhh???!!!” Sopphie terkejut dengan retakan tabung yang makin besar didekatnya... Lightning!! Szzzz! Fzzz! Tabung tersebut hamcur dan menumpahkan cairan yang ada didalamnya.. disusul oleh hancurnya tabung-tabung lain yang ada didalam ruangan tersebut... Fzzz!! Pasdi muncul dengan mengangkat Sopphie dikedua tangannya pada area aman dari ledakan tabung-tabung tersebut.. “hampir saja” ucap Dage.. “meledak?, kenapa?” tanya Akbar..
“kamu ga ‘pa ‘pa?” tanya Pasdi sembari menurunkan Sopphie dari tangannya.. “yahh, aku baik-baik saja” ucap Sopphie dengan senyum pada Pasdi..
“Experimen gagal” Ucap Hiken.. “organ-organ yang ada disini semuanya gagal... meledak karena tidak bisa bertahan lagi oleh cairan yang ada dalam tabung tersebut” lanjut Hiken lagi...
“apa artinya ini?” tanya Dage.. “gedung ini adalah bekas lab penelitian Onotrah..” balas Hiken..
“semua yang ada disini objek percobaan..” ucap Pasdi juga.. “tapi ada beberapa tabung yang kosong” balas Sopphie menunjuk pada beberapa tabung kosong yang tidak hancur namun sepertinya memang dikosongkan karena isinya telah diambil.. “mungkin itu beberapa percobaan yang berhasil.. dan telah dikirimkan pada Onotrah oleh beberapa orang disini” ucap Akbar mengingat kejadian saat melihat 4 penjaga sebelumnya.. “Kita terlambat, barangnya sudah sampai pada Onotrah... dan sekarang yang disini sisanya saja yang sudah gagal dan hancur..” ucap Hiken sembari berjalan menuju pintu keluar gedung tersebut.. “mari pergi dan tempat ini hancurkan saja” ucap Hiken lagi..
Dooommm!!! Brrrr.... brrrr.... terlihat gedung tersebut meledak dan terbakar api... terbakarnya gedung tersebut menerangi sekitarnya.. nampak hutan yang masih lindung... tak disangka ditengah sunyinya hutan ini terdapat tempat penelitian yang begitu keji..

Pada keesokan harinya ..

Shoku berjalan menuju pada sebuah ruangan geap yang dikelilingi beberapa orang berjubah hitam..
Ia mendekat pada seorang pria yang duduk diatas kursi sembari menunjukan selembaran kertas..
“hmm??... pesan mereka pada kita” tanya Onotrah pada Shoku.
“ya boss, mereka akan menghadapi kita”
“apa semuanya sudah kau siapkan?”
“sudah boss”
“bagus”
“bisakah kalian mengurusnya terlebih dahulu untukku?”
“tentu kami bisa”
“bagus, sejauh ini yang ku tahu .. kalian The Moon cukup bisa diandalkan..jadi lakukanlah tugasmu dengan baik..”
“iya boss”..
“distrik kota tua ya?” ucap Onotrah sembari memperhatikan selembaran yang ada ditangannya..
“siapkanlah beberapa orang bersamamu, aku akan menikmati pertarungan ini juga bersama kalian..” lanjut Onotrah.. “baiklah.. kau boleh pergi” ucap Onotrah pada Shoku..

Shoku berlalu meninggalkan ruangan tersebut.. menelpon seseorang untuk mengumpulkan pasukannya.. tentang pesan tantangan oleh Hiken dkk.
“DISTRIK KOTA TUA!. MALAM BESOK 8.00! DATANGLAH ONOTRAH DENGAN PETINGGI-PETINGGIMU! KAMI AKAN HABISI SEMUANYA!”...

“kalian sudah siap dengan pertempuran malam esok?” tanya Hiken pada yang lainnya.. “ya.. sudah kusiapkan” ucap Bayu.. “pertempuran akhir dari aliansi ini.. cihh” ucap Ronal..
“baiklah.. kita bubar.. sampai bertemu besok di distrik kota tua..” ucap Hiken seraya pergi...

Disuatu jalan sepi dekat sungai area jembatan pinggir kota.. suasana senja nampak kelabu menandakan akhir dari cahaya dan menjemput gelap menggantikan posisi terang...
Aron, Sholan, Haoshoku dan Haki berdiri dipinggiran sungai.. dimana tedapat daratan ditepiannya.. nampak seperti lapangan yang pas untuk pertempuran..
Berhadapan dengan Ngengat malam.. 4 leadernya telah siap untuk bertarung melawan 4 petinggi The Moon..
Beberapa waktu sebelumnya, saat 4 petinggi The Moon tersebut sedang nongkrong disuatu cafe, seorang pria misterius tiba-tiba masuk ke cafe dan mendekati mereka.. lalu mengeluarkan dan menyerahkan sepucuk pesan pada mereka.. dalam pesan tersebut tertulis jelas “Empat orang The Moon??.. mari awali perang antara kita. Pinggir sungai, sisi perbatasan kota, dekat hutan.. lapangan untuk menyelesaikan pertarungan.. senja ini”.. untuk pesan itulah mengapa 4 petinggi The Moon berhadapan dengan 4 leader Ngengat Malam..

“selamat datang.. para petinggi The Moon!” sambut Ary dengan senyum pada 4 orang tersebut.
“mari bersenang-senang disini” ucap Dage..
“jangan menahan diri”... “mari tunjukan siapa yang kuat” ucap Sopphie dan Bayu..

“heeaaahhhhh!!”.. “Arrrrggghhhh !!”...
Swoosshhhh ! Tiupan angin kencang berdatangan.. menerpa 4 petinggi The Moon tersebut seolah hendak meremukan mereka... Fzzz!! Ribuan Kristal berlian menghujani mereka.. disusul oleh serangan listrik dari Bayu dan puluhan rantai Sopphie yang keluar dari tanah sekita 4 petinggi The Moon tersebut.. mencoba untuk menghancurkan mereka sekaligus..
“hggghhh!!”..”krekkk! kreekkk!” terlihat 4 petinggi tersebut terikat oleh rantai Sopphie dan luka-luka ditubuh mereka akibat serangan beruntun tersebut..
Hwooohh!!.. Aura hitam mulai muncul dari ke empat petinggi The Moon tersebut... menghempaskan rantai-rantai yang mengikat mereka.. “eghhhh!! Kuat sekali” ucap Sopphie yang merasa rantainya dihempaskan..
“Majulah ke empat orang bodoh... kegelapan akan menyambut kalian” ucap Haoshoku pada Ary dkk.
“kalian terlalu meremehkan kami..” ucap Sholan..
Heaahhhhh !!!
Sholan menimbulkan 2 pedang kegelapan dengan wujud bagaikan bayangan besar pada kedua tangannya. Haoshoku mengeluarkan sayap besar kegelapan pada kedua bahunya.. membentang bagaikan sayap naga. Aron yang diselubungi tentakel-tentakel dengan wujud bagaikan gurita dan tentakelnya yang dibentuk dari kegelapan murni. Haki dengan kegelapan yang melingkupi 2 tangannya bagaikan nyala api hitam.. namun ini adalah kegelapan.. senjata kegelapan telah dipakai oleh 4 petinggi The Moon ini!
Swooshhh!! Haoshoku melesat kearah Ary yang kaget dengan kemunculannya.. segera tangan kanannya ia ayunkan kearah lambung Ary disusul beberapa tendangan yang ia daratkan pada tubuh Ary untuk mementalkannya.. Ary yang tak sempat untuk membentuk pertahanan tak berkutik menerima serangan yang Haoshoku berikan hingga terpental jauh... “uhuukkk!!” rintih Ary.

Aron yang sejak awal telah menanamkan tentakelnya dalam tanah untuk menuju kearah Sopphie secara tiba-tiba memunculkan tentakel gelapnya untuk menyerang Sopphie, namun berhasil Sopphie hindari dengan melompat menjauh serangan tersebut.. secara bersamaan Aron muncul didekatnya dengan kaki kanan ia mengarahkan tendangannya pada Sopphie hingga terpental karena serangan tersebut..
“sial, apa-apaan mereka ini” keluh Sopphie yang mencoba untuk berdiri setelah mendapat serangan dari Aron.

Haki dan Sholan melesat kearah Dage dan Bayu.. beberapa pukulan dan serangan tendangan juga pedang kegelapan dari Sholan dapat mereka hindari dengan menggunakan kekuatan Kristal dan Listrik milik mereka.
2 pedang kegelapan kembali Sholan arahkan dan tebaskan dengan kuat kearah Bayu... berhasil Bayu tahan dengan tameng listrik miliknya walaupun harus mementalkan tubuhnya beberapa meter kebelakang... secara cepat Sholan terus menyerang.. hingga suatu celah terbuka.. ia berhasil menebas dan mengenai Bayu, meninggalkan beberapa luka –luka tebasan pedangnya pada tubuh bayu dan tangannya...
“dia terlalu cepat” ucap Bayu dalam hatinya.. “tak sempat kubaca pergerakannya.. ini buruk”.. gumamnya lagi.

Dugghhh!! Disisi lain.. tinju api hitam kegelapan Haki berhasil mengenai Dage beberapa kali hingga mementalkan tubuhnya juga..

“sial.. apa yang harus kita lakukan” ucap Ary melirik pada rekan-rekannya yang telah terkena beberapa serangan juga. “Mereka terlalu cepat..” balas Bayu.. “baiknya kita berpencar dan habisi bagian masing-masing” ucap Dage mencoba memberikan pendapatnya.. “baiklah.. jangan sampai kalah” balas Sopphie sembari kembali mencoba melesat kearah Aron dan mencoba mengarahkan beberapa pukulan padanya disertai gerakan rantai-rantainya yang ia lepaskan untuk mencambuk dan mengikat Aron..
Namun tetap saja justru beberapa serangan Aron yang mementalkan dan melukai dirinya...
“sepertinya lawan kali ini terlalu kuat” ucap Sopphie..
“akkhhhh!!” teriak Dage yang terkena tinju Haki dan terhempas.. “sial... bagaimana mungkin bisa seperti ini” gumamnya...
“uukkkhh!!”... “akkkhhh!!” teriak Ary dan Bayu yang juga terus terkena serangan dari Haoshoku dan Sholan..
“cihhh, kalau begini kita yang akan kalah..” ucap Ary..
“mereka sangat kuat, tidak mungkin melawannya satu persatu” ucap Dage..
“benar juga” balas Bayu menanggapi perkataan Dage barusan..
“kawan-kawan aku punya strategi...” lanjutnya...
“akkhhh!!! Uukkhhhh!!” Ary yang kembali terhempas karena serangan Haoshoku..

Doommmm!! Doommmm!! Hujan Kristal Dage yang coba ia arahkan pada 4 petinggi The Moon sekaligus menimbulkan kepulan asap dan debu disekitar para petinggi tersebut..

“kawan-kawan.. ini pertarungan 4 lawan 4, bukan 1 lawan 1”.. ucap Bayu pada yang lainnya.. setika mereka berjejer berbaris untuk menghadapi 4 petinggi tersebut..
“baiklah.. aku mengerti” ucap Ary yang telah bersiap..
“mari lakukan sebagai team seperti biasanya” lanjut Dage mulai memunculkan beberapa kristal berlian diatas mereka..
“mari tunjukan kekuatan Ngengat Malam” ucap Sopphie..
“pertama-tama yang sulit.. si sayap” ucap Bayu..
Heaaahhhhhhh !!!
Wusshhhh !! hempasan angin keras bagaikan tirai raksasa yang keras menghantam 3 petinggi The Moon lainnya dan menghempaskan mereka.. meninggalkan Haoshoku.. “!!!” dengan bersamaan beberapa rantai muncul dari tanah dan mengikat dirinya, disusul tombak listrik yang melesat kearah bahunya.. terlihat Ary dan Bayu tengah berada diatas bagian belakangnya...
Duugghhh!!! Tsskk! Tsskkk!! Beberapa puing kristal telah menembus tubuhnya... “eghhh!!!.. sial..” ucap Haoshoku seraya tak sadarkan diri...

Kepulan debu masih menutupi pandangan ke 3 petinggi The Moon akibat hempasan angin kuat yang dibuat Ary..
Haki mencoba untuk memicingkan matanya dan berdiri untuk melihat disekitarnya... melesat dengan cepat Ary kearahnya dan mengarahkan tendangan pada kepalanya.. namun berhasil ia hindari... Dgghhh!! Fzzz!! Fzzz!! Tombak listrik telah menancap di Jantungnya... Bayu berhasil meluncurkan serangannya dengan memanfaatkan pengalihan perhatian oleh Ary..

Puluhan rantai muncul disekitar Aron dan mencoba untuk menyerangnya dengan menusuk dan mengikatnya.. serangan dari Sopphie berhasil ia tahan dengan tentakelnya... tiba-tiba ribuan kristal berlian berada diatasnya dan menghujaninya dari atas sementara ia sibuk menangkis serangan rantai Sopphie... aakkkkkhhhh!!! Jerit Aron yang kemudian tak sadarkan diri...

Kepulan debu menghilang .. terlihat 3 petinggi The Moon telah tumbang..
Sholan melirik sekitarnya.. “sial.. kenapa bisa begini..” ucapnya menggerutu..
Hegggkkk!!! Ia merasa lehernya tercekik dan tak bisa bernafas... 6 kepingan berlian mengitarinya dan menyayat-nyayat tubuhnya hingga luka parah.. “akkhh!! Uugghh!!” Sholan masih mencoba berdiri... perlahan ia bisa bernafas kembali..
“ahhh!” Ary tersungkur energinya habis karena menggunakan kekuatannya terlalu banyak..
“sial.. kalian tidak akan selamat karena ini...” ucap Sholan melirik pada para lead Ngengat Malam... “akkhhhh!!” 2 rantai tajam telah menembus tubuhnya... “uhukk!!” ia memuntahkan darah dari mulutnya... “sialan....” ucapnya lalu kehilangan kesadarannya...

“akhh, selesai...uhh” ucap Bayu ter engah-engah dengan nafasnya..
“selalu berhasil kalau bekerja sama... ukkhh!” lanjut Sopphie yang kemudian memuntahkan darah dari mulutnya.. “kehhh..”..
“Kita terlalu banyak menguras energi memakai kekuatan untuk melawan mereka... ekkhhh!! Ukkhh..” ucap Dage pada yang lainnya ...
“yahh, hah hah ... semoga saja malam besok kita masih bisa bertarung.. hehh hehh” ucap Ary..

Gelap telah menguasai malam.. hanya tebaran bintanglah sekumpulan cahaya yang tak dikuasai kegelapan dilangit... akhir dari segala pertempuran akan dimulai esok malam..
Disuatu tempat.. Distrik Kota Tua..

Disuatu gedung.. berdiri kokoh mengkilap ditengah gelapnya malam.. puncak dari gedung tersebut Hiken sedang berdiri melihat keadaan sekitarnya..
“sudah siap?” ucapnya pada seorang lelaki dibelakangnya..
“sudah” jawab lelaki tersebut..
“baiklah... ini akan segera berakhir..” balas Hiken sembari menyalakan api ditangan kanannya dan melemparkannya kelangit !

Disuatu taman tengah kota berkumpul beberapa orang muda.. awal dari pesta benar-benar dipersiapkan dikota ini..
“hei bodoh.. apa orangmu ikut berpesta?” tanya Ronal pada Pasdi..
“idiot, tentu saja.. mereka bukan orang pengecut seperti pasukanmu..” balas Pasdi..
“kehh... besar juga omonganmu..” balas Ronal..
“sudah dipersiapkan semuanya..” ucap Akbar pada Pasdi..
“Baiklah..” balas Pasdi sembari berdiri dan menatap kelangit.. ntah kenapa ditengah mencekamnya malam sebelum pertarungan esok.. terlintas dalam benaknya.. ia memikirkan tentang keadaan Sopphie saat ini.. “Kira-kira apa yang ia lakukan saat ini dengan fraksinya ya?” gumamnya..
“hehhh????” Ronal kebingungan mendengar gumam Pasdi..
“yahh, lupakanlah.. bodoh..” balas Pasdi seraya pergi..
.
.
.
.
.
.
.

Ending Chapter 07
Tunggu kelanjutannya colonthree emotikon ..
Well, one last again.. at least! [[bpmemecrying]] ..

Thanks for read.

Original Story by : Pak Tua Hiken.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar